poligami

December 7, 2006

Belakangan publik di Indonesia dihebohkan dengan dua masalah yakni video porno yang melibatkan ME dan YZ (anggota DPR) serta pengakuan da’i kondang AA Gym soal pernikahannya yang kedua. Dengan pernikahan itu, AA resmi menyatakan dirinya sebagai pelaku poligami.

Sebenarnya bagi saya, kedua masalah itu sudah sangat pribadi. Jadi bukan ranah yang bisa dicampuri oleh banyak orang, apalagi pemerintah. Kecuali kasus aborsi yang dilakukan ME karena saya rasa memang ada aturan hukum soal itu.

Apa yang dilakukan YZ atau ME, merupakan pilihan mereka pribadi. Jadi kalau sekarang mereka malu, itu adalah resiko yang harus mereka ambil. Pemberitaan media mengenai kasus itu, bisa jadi efek jera bagi keduanya atau warning bagi mereka yang ingin bereksperiman dengan teknologi saat melakukan perbuatan -triple X rated- itu.

Hanya saja, saya harap pemberitaan itu tidak terlalu panjang atau meluas karena masih ada anak istri, keluarga dan orang-orang terdekat keduanya yang harus menerima imbas tak mengenakkan.

Begitu pula soal poligami AA. Itu benar-benar pilihan pribadi. Mungkin benar jika itu menyakitkan bagi istri pertama, tapi paling tidak dia punya pilihan. Menerima atau bersikap tegas seperti Dewi Yul dan Tri Utami. Jadi apapun keputusan yang mereka ambil, itu benar-benar pilihan yang mungkin sudah mereka pertimbangkan dengan masak-masak.

Soal upaya pemerintah memperluas cakupan aturan poligami tak hanya bagi PNS tapi juga masyarakat umu, saya tak setuju. Saya melihat tidak ada yang dirugikan dalam poligami meskipun saya juga tidak mendukungnya. Menjadi istri kedua, ketiga atau keempat adalah pilihan dan negara tak berhak menentukan apa pilihan yang akan diambil. Seperti saya menentang RUU anti pornografi karena saya yakin negara tak berhak menentukan pakaian apa yang harus saya kenakan.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://inem.blogsome.com/2006/12/07/poligami-2/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>