canggung

January 25, 2006

canggung, itu yang setiap kali aku rasakan saat berhadapan dengan teman yang mengalami musibah yaitu salah satu anggota keluarganya yang meninggal. aku bingung bagaimana harus bersikap dihadapan mereka. kalau aku sempat ngelayat kerumahnya, situasi akan lebih mudah karena aku bisa berbasa basi dengan menanyakan penyakitnya, kapan meninggal dan segala macam. tapi kalau gak sempat ngelayat dan hanya ketemu di kantor atau lewat telepon, aku jadi bingung dan canggung.

seperti yang terjadi dalam minggu ini, dua orang teman baikku kehilangan ayah mereka. yang pertama, aku tidak tahu. aku bari diberi kabar setelah masuk kantor. saat ketemu dengannya, aku hanya bersalaman. untungnya, dia langsung bercerita tanpa aku tanya hingga aku kecanggungan itu tidak bertahan lama.

sedangkan yang kedua, aku ditelepon. tepatnya, semalam. saat aku angkat, temanku hanya menangis selama beberapa lama hingga akhirnya dia berkata ayahnya sudah pergi. aku terdiam beberapa lama tak tahu harus menanggapi apa hingga akhirnya aku minta dia tabah dan sabar. mungkin ada yang punya tips untuk mengatasi hal ini? karena jujur saja, aku tidak ingin berada dalam situasi tersebut terlalu sering.

sweet revenge

January 24, 2006

gak terasa dah hampir dua tahun aku berada di neraka eh..kantor jahanam ini. sejak awal sampai sekarang, rasanya perjalanan kerja ku tidak begitu mulus. tapi bagaimanapun juga aku tetap bersukur. disaat teman-temanku yang lain masih berkutan dengan satu interview ke interview yang lain, aku sudah duduk manis di kursi kantorku dan mendapat imbalan setiap bulan.

mengapa tadi aku bilang tidak mulus? karena kasar (hehehe garing ah). tidak mulus karena banyak orang-orang yang tidak menginginkanku. dan mereka berusaha menghambat ruang gerakku. bahkan mereka tak segan membenturkanku dengan teman baikku sendiri.

but it’s ok, setiap kali mereka ingin melihatku menderita, semakin kuat keinginanku untuk bertahan dan terus tertawa setiap harinya. dan membuat orang-orang tersebut capek menyiksaku lagi huehuehuehu. bukankah menyebalkan melihat orang yang kita benci nampak selalu tersenyum dan bahagia, bahkan setiap caci maki yang ada hanya dianggap sebagai senandung indah? yah dan itulah yang akan kulakukan.

bukankah itu sangat manis?