catur in life

November 28, 2005

pernah main catur? kalo iya pasti kenal sama bidak-bidak yang dimainkan. ada pion, kuda, patih dan sebagainya-sebagainya. aku ngerasa pemain catur adalah tuhan kecil (buat bidak maksudnya) gimana engga, mereka menentukan siapa yang maju, mundur, atau siap dimakan karena dijadiin tameng buat ngelindungin raja dan ratu. ada yang pernah mengalami situasi ini dalam kehidupan nyata? enggak…enggak, aku nggak ngomongin tuhan. tapi kehidupan diperusahaan mungkin?
diagram
karena itu yang terjadi di tempat aku bekerja saat ini. semuanya adalah keputusan satu orang. apakah kamu berhak dapat bonus, sanksi, atau malah puja dan puji. kesel? iyah plus bete plus muak. tapi gak…aku gak bakal mengeluh. tunggu saja nanti. karena aku akan memainkan trik-trik dan mengucapkan kata ini dengan lantang …..SKAK MAT!!!

muka boros

November 22, 2005

emang kenapa?

airmata panda

kenapa kok panda? biasanya kan buaya? lha kan terserah aku, orang ini blogku kok. lagian aku lebih seneng ama panda soalnya imut. * gak nyambung yoo wis…(gaya ceriwis)*
kemaren, bos cintaku marah-marah. aku gak tau kenapa. tapi aku ngaku kalo aku salah heheh. tapi karena biasanya dia ngomong pake cintah dan sekarang marah-marah, aku jadi sebel. akhirnya aku pergi ke toilet cewek dan nangis.
pas balik ke meja, bos cinta ngeliat trus dari mukanya keliatan kalo dia ngerasa gak enak. besoknya, aku pasang tampang bete pas dia nyamperin. lalu, besoknya, bos cinta ngajak aku ngobrol secara probadi. hueheuehehe
ternyata, laki-laki memang gampang atepedaya dengan airmata bu eh panda… ;p

metonimia

November 20, 2005

inget nggak yang namanya majas, itu tuh salah satu pokok bahasan di pelajaran bahasa indonesia waktu es em ah dulu.
kalo gak salah, majas metonimia itu digunakan untuk menyebut satu merek yang sudah muncul lebih dulu untuk barang lain yang sejenis. misalnya ada yang sering menyebut pepsoden untuk pasta gigi atau aqua untuk air mineral. pasti kita sering makan di warung trus minta aqua lalu yang disodorin aquades misalnya dan kita ngerasa fine-fine ajah.
bukannya aku sok pinter bahasa indonesia tapi gara-garanya kemarin aku belanja bareng sama geng ngibul. trus pas liat ada baju sekse warna ngejreng, kita berempat langsung tereak “ini kiki banget”. kita sudah terbiasa menyebut baju jenis tersebut dengan kiki. soalnya dia hobi banget pake baju sekseh dan ngejreng.
dulu kita juga punya istilah poppy look. biasanya ini digunakan untuk menyebut cewek yang rambutnya dibonding, dandan lengkap dan baju khilaf. maksudnya baju gaul yang gak layak buat ke kampus.
susah sih ngejelasinnya tapi diantara geng ngibul dah punya kriteria poppy look ini heheheh.
ah jadi pengen jalan lagi sama geng ngibul

I’m a big fat liar

November 19, 2005

pernah gak sih kita berbohong. maksudnya kadang-kadang saat kita terdesak dan harus berbohong demi keselamatan kita sendiri? aku pernah dan rasanya amat sangat tidak enak sekali.
menurutku, sekali kita berbohong, kita akan terjerat lingkaran setan untuk selamanya. kita akan berusaha membuat kebohongan-kebohongan lain untuk menutupi kebohongan yang pernah kita lakukan.
kesalahan yang kita lakukan jadi berkembang dari yang seupil menjadi segede batu kali yang warnanya item itu.
sekarang aku bingung. haruskah aku mengajak dunia duduk bersama dan membuka kebohonganku? kalau aku lakukan ini, semua orang akan mempertanyakan kredibilitasku. mungkin mereka akan sulit menaruh kepercayaan lain padaku.
ataukah aku tetap mempertahankannya dan membiarkan diriku merasa tidak tenang, harus sembunyi atau malah merencanakan kebohongan lain agar kebohongan yang lalu tidak terbongkar?
atau aku meninggalkan kota ini dan semua keluargaku dan membuat identitas baru di kota lain lalu memulai hidup baru tanpa kebohongan?
any suggest anyone?

materialistis

November 9, 2005

aku akui aku salah. dulu, aku yakin jika tak ada masalah jika aku mengekspersikan apa adanya diriku tapi kenyataan membuktikan jika penampilan adalah segalanya. untuk itu, aku menetapkan tujuan
cari uang sebanyak-banyaknya buat beli baju bagus, beli obat pelangsing, buat pergi ke dokter kulit untuk memperbaiki dan mencerahkan warna kulit, beli parfum, beli mobil, beli hape bagus, beli ipod, beli apalagi yah yang bisa melengkapi penampilanku biar keren?
tapi gimana cara dapat duit sebanyak itu? jual diri mungkin?

menang lebaran

lebaran belum seminggu berlalu tapi kenapa rasanya tak ada yang tertinggal. maksudku semuanya sudah berjalan biasa saja layaknya kehidupan sebelum lebaran. secara pribadi, saya belum menangkap esensi kemenangan karena saya hampir merasa tidak ada bedanya antara sebelum dan sesudah lebaran.
mungkin karena saya tidak beriman? ah rasanya tidak juga. saya mengakui adanya tuhan yang maha esa dan segala keajaiban yang bisa diciptakannya.
entahlah, tapi saya tak bisa menghindari segala macam perbuatan yang dikategorikan dosa oleh orang-orang. saya masih suka berbohong, saya masih suka mimpi dan membayangkan kegiatan istimewa dengan laki-laki yang menarik dan saya malas beribadah lima kali dalam sehari.
lebaran kali ini, saya juga tak meminta maaf kepada semua orang. saya berpikiran kalau saya sudah memaafkan sebelum mereka minta maaf saya tak perlu berkeliling menawarkan tangan untuk salaman. saya rasa, uluran tangan mereka juga tak terlalu bermakna. sepertinya salaman hanyalah pemanis yang dilakukan tiap lebaran. tak ada makna lain karena hanya sesaat setelah salaman, berbagai pikiran pasti beredar di kepala kita. “eh tangan si A halus yah” atau “ya ampun baju si B kok gak matching sih” atau “duh kok aku papasan sama dia sih, jadi salaman deh”
hmmmm, kayaknya aku masih perlu belajar banyak deh